Prosedur Pengembalian Barang di Gudang yang Perlu Anda Lakukan!

Prosedur Pengembalian Barang di Gudang

Setiap perusahaan maupun suatu bisnis usaha yang menjual barang tentunya mempunyai prosedur-prosedur tersendiri. Contoh prosedur yang berkaitan dengan barang adalah prosedur mutu dan prosedur pengembalian barang di gudang. Prosedur tersebut tentunya sangat berguna demi menjaga agar barang tetap aman di gudang.

Tujuan Prosedur Pengembalian Barang di Gudang

Tentunya prosedur yang tersedia berikut ini memiliki 3 tujuan utama kenapa hal ini penting sekali untuk anda lakukan terhadap barang jualan anda. Berikut ini adalah penjelasannya :

1. Memenuhi Kebutuhan dengan Cepat dalam Jumlah yang Banyak

Tentunya semua prosedur pengembalian atau yang berhubungan dengan barang yang ada pada tempat penyimpanan memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan customer dengan cepat.

Apalagi jika pelanggan anda yang membeli dalam jumlah yang banyak, anda tentunya ingin memberikan yang terbaik untuk pelanggan tersebut bukan? Maka dari itu, penting untukmu menjalankan tugasmu dengan prosedur yang tersedia.

2. Memastikan Ketersediaan Stok

Dengan mengatur pengembalian barang menggunakan prosedur yang tersedia, stok barang yang ada dapat anda hitung dengan mudah dan efisien. Dengan menghitung ketersediaan jumlah barang jualan yang ada pada gudang penyimpanan, anda dapat mengatur persiapan lainnya.

Persiapan barang tersebut antara lain bagaimana ketepatan waktu pengiriman, pengiriman barang dan ketepatan dalam penyeimbangan bagian inventory atau gudang dengan kebutuhan logistic perusahaan.

3. Meningkatnya Kinerja dan Produktivitas Karyawan Perusahaan Tersebut

Sistem prosedur pengembalian barang di gudang juga memiliki tujuan untuk semakin meningkatkan kinerja dan produktivitas karyawan suatu perusahaan karena mereka tidak akan membuang-buang waktu dan tenaga dalam mencari suatu produk.

Bagaimana Cara Agar Barang Tetap Aman di Gudang?

Tentunya selain prosedur pengembalian, ada banyak yang harus anda lakukan sebagai seseorang yang bertanggung jawab demi menjaga mutu dan kualitas barang. Barang yang akan dijual tentunya harus diperiksa terlebih dahulu kualitasnya.

Selain cara mengembalikan barang, ada juga berbagai tips yang dapat anda ketahui untuk menyimpan barang agar barang tersebut tetap aman di gedung. Tentunya kata ‘aman’ sendiri dapat berartikan macam-macam. Contohnya adalah barang tersebut tidak hilang, rusak, ataupun berkurang kualitasnya.

Maka dari itu, cara yang dapat anda lakukan agar barang jualan tetap aman di gudang penyimpanan adalah sebagai berikut :

1. Memperhatikan Pengemasan yang Anda Pakai

Seperti yang anda ketahui, kemasan bukan hanya berguna untuk memperindah produk dan mendatangkan minat para pembeli, namun juga berguna untuk melindungi produk dari kemungkinan-kemungkinan pengurangan nilai jual.

Nilai jual suatu barang dapat berkurang jika kualitas dari barang tersebut menurun. Entah rasa yang berubah pada makanan kemasan, ataupun barang yang kotor. Maka dari itu, pengemasan yang anda lakukan sangat penting.

Anda bisa menggunakan kardus atau kotak kayu dengan lapisan bubble wrap yang banyak agar barang tidak bergesekan dengan satu sama lain. Khusus barang fragile, anda juga bisa memberi tanda “barang pecah belah” di luar kemasan.

Hal ini agar menandai para staf pengiriman untuk berhati-hati dalam barang anda. Selain hal ini menjadi prosedur pengembalian barang di gudang, ini juga berguna ketika barang anda akan dikirimkan ke distributor.

2. Gunakan Pallet

Pallet untuk pengemasan barang adalah struktur bagian bawah yang berguna untuk menghindari barang-barang jualan agar terbentur atau terseret ke tanah. Selain itu, pallet ini juga berguna jika barang anda akan diangkat, di deret atau di dongkrak dari tempat yang satu ke tempat yang lain karena memudahkan alat derek untuk bergerak.

Nah, pallet ini pada umumnya ada pada bagian bawah box kemasan, namun ada pula yang menempatkannya di samping kiri dan kanan paket. Kebanyakan pallet ini terbuat dari kayu.

Tips ketika anda ingin menggunakan pallet pada box kemasan barang anda :

  • Jika tidak sedang digunakan, simpanlah pallet di tempat yang aman dan jauh dari rak penyimpanan karena takut barang terselip jatuh.
  • Sebagai prosedur pengembalian barang di gudang, penggunaan pallet wajib anda lakukan untuk mempermudah perpindahan barang
  • Jangan memanjat jika barang sudah ada di atas pallet untuk menghindari resiko jatuh.
  • Letakkan pada permukaan datar karena jika pallet tidak ada pada permukaan datar, maka barang yang ada di atasnya akan terjatuh.

3. Segmentasikan Barang Jualan Menurut Tingkat Permintaan

Prosedur pengembalian barang di gudang yang dapat anda ketahui selanjutnya adalah dengan mensegmentasikan atau mengklasifikasikan barang jualan anda menurut tingkat permintaan tertinggi ke terendah.

Hal ini bisa menguntungkan anda di kemudian hari karena anda sudah menganalisa mana barang yang memang memiliki banyak peminat dan mana yang tidak. Keuntungan lain dalam melakukan hal ini adalah anda dapat menghemat banyak waktu untuk mencari barang-barang tersebut.

4. Miliki Lokasi Pengembalian Terpisah Menurut SKU

SKU adalah sebuah kode unik yang memang sudah ada pada perusahaan produksi. Guna dari kode unik adalah untuk membantu memisahkan barang-barang yang satu dengan yang lain. Nah, tips prosedur pengembalian barang di gudang selanjutnya adalah jangan mencampurkan barang dengan perbedaan SKU.

Tentunya hal ini sama sekali tidak efisien karena akan membuatmu mencari barang yang satu dengan lainnya menjadi sulit dan waktu yang anda perlukan akan semakin banyak.

Hal ini juga dapat menjadi salah satu alasan mengapa ada banyak perusahaan yang tidak sengaja mengirimkan barang yang salah ke tangan customernya.

Strategi Pengembalian Barang di Gudang

Selain prosedur yang memang khusus perusahaan buat untuk anda turuti, ada juga strategi pengembalian barang yang selalu berlaku, berikut ini adalah beberapa jenis strategi tersebut:

1. Batch Picking

Metode yang satu ini akan mewajibkan para petugas untuk mengambil barang yang berbeda dengan pemesanan yang berbeda dalam waktu yang sama. Hal ini dapat anda lakukan ketika anda menemukan beberapa barang yang berbeda yang tempatnya dalam batch yang sama.

2. Zone Picking

Berbeda dengan batch picking, zone picking akan mengharuskan para petugas pengembalian barang untuk mengambil barang sesuai dengan zona-zona yang sudah perusahaan tentukan.

3. Cluster Picking

Strategi yang satu ini adalah proses pengembalian dan pengambilan beberapa barang dari beberapa pesanan yang terjadi dalam satu kali perjalanan yang sama. Barang-barang berbeda tersebut akan memiliki wadah yang berbeda-beda agar tidak tercampur.

4. Wave Picking

Strategi yang satu ini mengharuskan para petugas untuk mengambil pesanan secara satu persatu. Metode ini biasanya berguna untuk mengurangi human error dan pengiriman barang yang tidak sesuai, namun sangat memakan banyak waktu.

Pahami dan Patuhilah Prosedur yang Ada Pada Perusahaan Tempatmu Bekerja!

Seperti itulah penjelasan akan pentingnya penggunaan prosedur pengembalian barang di gudang yang perlu anda ketahui. Hal ini tentunya sangat berguna agar barang tetap aman di gudang terkhususnya barang fragile atau pecah belah. Semoga artikel ini dapat membantu.

Dapatkan berbagai informasi maupun tips seputar pallet plastik hanya di warehousepaletplastik.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *